Pria Di Perawang Nekat Bunuh Diri, Diduga Karna Diputuskan Pacar

  • Whatsapp

SIAK. NAK -Sangat disayangkan tindakan AP Alias Andri, Selasa ( 27/21/18 ) sekira pukul 06.30 Wib di temukan dalam keadaan tergantung dengan leher terikat tali dan sudah tidak bernyawa di Jl. Raya KM. 05 RT. 002 RW. 006 Kel. Perawang Kec. Tualang Kab. Siak ( tepatnya di belakang Toko Roti AYAH ) yang dimana kuat dugaan nekat gantung diri gara – gara diputudkan pacar.

Adapun kronologis kejadian tersebut, ketika dikonfirmasi awak media. Kapolsek Tualang Kompol JJ Hutapea menjelaskan melalui Wakapolsek Iptu Rony Ardunsyah SH, MH ” Ya. Kejadian tersebut awal mula diketahui oleh Sdr. Sisu salah satu karyawan di Toko Roti AYAH, Selasa ( 27/11/18 ) sekira pukul 06.30 Wib ketika Sdr. Sidu membuka pintu belakang toko dan tiba – tiba Sdr. SISU terkejut melihat seorang laki- laki dakam keadaan tergantung sudah tidak bernyawa yang jaraknya Kurang lebih 5 M dari pintu belakang toko. Sdr. Sisu berlari masuk ke dalam ruko dan memberitahu Sdri. Sulasmi atas kejadian yang dilihatnya selanjutnya Sdr. Sidu dan Sdri. Sulasmi melihat laki- laki, secara dekat dan ternyata laki- laki dimaksud adalah ANDI PRATAMA salah satu kayawan yg bekerja di TOKO ROTI AYAH. ” Jelasnya

Bacaan Lainnya

Atas kejadian itu Sdr. Sisu langsung melaporkan kejadian ke pihak Kepolisian Sektor Tualang. Kepolisian Sektor Tualang yg dipimpin oleh Kapolsek Tualang Kompol JJ HUTAPEA didampingi PANIT RESKRIM IPDA MUSA H SIBARANI, S.Psi, M.Si beserta 10 Orang anggota langsung menuju TKP dan sesampai di TKP unit Reskrim melakukan olah TKP, mencatat saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti.
Adapun hasil Visum sbb :
a. Tidak ada di temukan tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh Korban.
b. Adapun Ciri – ciri yang ditemukan pada bagian tubuh Korban : Menggunakan baju kaos berkerah lengan pendek wrna biru garis garis, Menggunakan celana panjang wrna cokelat, Tinggi lbh kurang 160 Cm, Kulit sawo matang, Rambut berwarna, Hitam pendek lurus

Kapolsek Tualang Kompol JJ Hutapea Melalui Wakapolsek Iptu Rony Ardunsyah SH,MH menambahkan ” Berdasarkan keterangan dari saksi – saksi kuat dugaan bahwa Korban diduga bunuh diri karna dipituskan pacara. Sesuai pernyataan Pacar korban yang menyatakan bhwa korban tidak pernah mengalami gangguan kesehatan yg serius. Berdasarkan keterangan pacar korban an. HASDALENA bahwasanya korban sering melakukan ancaman bunuh diri sebelumnya yaitu dgn ancaman akan melompat ruko toko roti ayah dari lantai 3, korban juga pernah menyayat 2 tangan nya dgn menggunakan pisau didepan Sdri. HASDALENA, sebelum korban meninggal korban sempat melakukan ancaman bunuh diri kepada Sdri. HASDALENA melalui via WhatsApp dengan cara mengirim foto – foto tali yang akan digunakannya utk melakukan bunuh diri krna korban tdk terima di putuskan oleh HASDALENA, Di duga korban meninggal dunia akibat tdk terima dirinya di putuskan oleh pacarnya sendiri an. HASDALENA ” Tutupnya.

(Opto)

Pos terkait