Mobil Ambulance Rusak, Pasien Yang Akan Melahirkan Kini Naik Mobil L300

  • Whatsapp

Nias Barat. NAK – Klarifikasi terkait dengan postingan yang Viral di media sosial yang telah terposting di Facebook.

Awak media mengutip dalam postingan tersebut Pada hari kamis 27 Mei 2021 salah seorang masyarakat wangö membutuhkan mobil ambulance namun mobil dalam keadaan Rusak.

Bacaan Lainnya

Rd. Halawa mengklarifikasi terkait postingannya atas kerusakan mobil ambulance tersebut ianya mengatakan “tadi atas postingan saya tersebut, bukan bararti saya merusak citra kinerja program 100 Hari Pemerintah Daerah kabupaten Nias Barat, dengan demikian saya jelaskan Jangan ada yang mengambil kesempatan untuk mempolitisir postingan saya itu. Justru kami masyarakat kecil sangat bersyukur dan mengucapkan banyak ber terimakasih Kepada Pemerintah Daerah kabupaten Nias Barat, baru beberapa hari sudah dilantik Bupati mengambil sikap dan mau memperhatikan keluhan kami sebagai masyarakat itulah yang kami tunggu-tunggu selama ini.

Pasien Yang melahirkan membutuhkan mobil ambulance
kami pertanyakan kepada pengendali atau Dinas kesehatan Nias barat atau puskesmas moi dalam hal ini

1. Kenapa pada saat dibutuhkan, mobil Ambulance itu tiba-tiba rusak.

2. Apakah tidak ada petugas khusus yang selalu siap siaga untuk mengecek kondisi Mobil Ambulance yang digunakan.

3. Apakah tidak ada biaya perawatan mobil Ambulance tersebut

4. Kenapa tidak memberikan solusi lain ada mobil Ambulance lain atau tidak

5. Jika lain kali kejadian yang sama terulang, apakah pasien harus menunggu sampai mati baru dijemput

Jangan gara-gara kebobrokan kalian, merusak kinerja dan program Pemerintah Daerah dalam hal ini Soguna ba zato termasuk kami sebagai masyarakat. semoga kejadian hari ini menjadi pengalaman untuk di puskesmas lain dan juga tidak terulang lagi di puskesmas moi Salam kami anak Pedalaman ujarnya…

Terkait dengan viralnya Ambulance melalui media sosial yang di posting salah seorang warga kabupaten Nias Barat, Sekdis Dinas kesehatan Nias Barat  B. Daeli menjelaskan Kronologisnya, tadi lewat jam 09: 00 wib bahwa salah seorang masyarakat menelpon supir angkutan Moi untuk menjemput pasien di Desa Wangö. bahwa Supir ambulance menghidupkan Mobil tersebut tapi tak hidup, namun tapi keluarga mendesak supir berjanji berusaha mengupayakan dan sampai akhirnya mobil ambulance tersebut didorong- dorong beberapa orang untuk berusaha menghidupkan mobilnya, setelah berusaha di dorong barulangki namun mobil ambulance tersebut langsung hidup dan Supir langsung berangkat ke desa Wango, tapi ternyata mereka ketemu di jalan dengan pasien tersebut sudah diantar memakai Mobil L300 Akhirnya mobil Ambulance Moi memutar balik arah kembali ke Puskesmas Moi. Yah apa boleh buat, kita sudah berusaha, tapi kondisi Mobil kurang bersahabat dan Mobil pun sudah sampai di lokasi.

Dan ternyata pasiennya tidak dibawa ke Puskesmas Moi  sampai malam ini tidak ada pasien tersebut ke Puskesmas Moi, ungkapnya…

Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu, menjelaskan Tentang mobil ambulance tersebut untuk membantu masyarakat saya dan bila ada halangan mobil ambulance yang satu dapat di telpon mobil ambulance lain atau yang terdekat di daerah masing-masing Nomor Telpon sudah kita Edarkan Beberapa Minggu yang lalu diseluruh kabupaten Nias Barat.

Bupati Juga menambahkan bahwa mobil ambulance di moi itu di karenakan rusak atau batre Soak, tentu kita sebagai masyarakat harusnya kita mengerti bukan di abaikan karna itu sudah kita perintahakan semua dinas dan kepala puskesmas agar benar-benar melayani pasien dan segera merespon bila ada keluhan masyarakat apa lagi dalam layanan ambulance 24 tersebut. Ungkap Bupati.

(Sabar)

Pos terkait