Terindikasi tidak percaya, Sepelekan  Protokol Kesehatan

  • Whatsapp

Subulussalam. NAK – Negara Republik Indonesia berjuang melawan penyebaran wabah virus Corona, melalui pemerintah pusat hingga pemerintah daerah mengatasi penyebaran Covid 19.

Hasil pantauan Awak media di sekolah SMKN 1 Rundeng, kota Subulussalam, di duga masih sepele tentang penanganan wabah Covid -19. (24/03/21).

Bacaan Lainnya

Terindikasi kepala sekolah tidak percaya protokol kesehatan atau sengaja tidak mengindahkan instruksi Gugus tugas penanganan Covid-19

Pasalnya Terlihat Siswa-Siswi SMKN 1 Rundeng.pada hari senin lalu  saat melakukan kegiatan belajar tatap muka di kelas satu pun tidak memakai masker.yang seharusnya Siswa dan Siswi ditegaskan kepala sakolah SMKN 1 Rundeng untuk memakai masker demi menjaga penyebaran wabah virus Corona.

Awak media  mencoba mengkonfirmasi secara langsung kepala sekolah tersebut,pada hari senin yang lalu  Alhasil Kepala  SMKN 1 Rundeng sedang tidak berada di sekolah.selang beberapa hari   mengubungi kepsek SMKN 1 Rundeng  melalui telvon Wattspp namun tidak mengangkat  dan di Sms namun Belum di balas  sehingga berita ini di turunkan kemeja Redaksi sambil menunggu hak jawab kepsek SMKN 1 Rundeng.

Tepisah ketua LSM perlahan  Kota Subulussalam Tamrin Barat juga   menghubungi kepala sekolah SMKN 1 Rundeng melalui Via wAtspp  Untuk mempertanyakan tentang  dugaan menyepelekan perokes.  Namun tidak menjawab.

Untuk itu  Tamrin selaku Ketua LSM Perlahan kota Subulussalam meminta tim Gugus tugas penanganan Covid-19 Subulussalam, segera memanggil  atau Mengcross check langsung SMKN 1 Rundeng juga dinas terkait segera  memanggil kepala sekolah SMK tersebut.karena  diduga terindikasi tidak mengindahkan protokol kesehatan.Guna  menyangkut keselamatan siswa-siswi dari penyebaran wabah Covid-19.pungkas nya.

(Mkm)

Pos terkait