Geratis Demo Socfindo Lumpuh Operasi Angkutan Buah Ke Pabrik

  • Whatsapp

ACEH SINGKIL/NEWSSANTIKORUPSI-Aceh Singkil masyrakat yang menamakan gerakan rakyat tertindas(Gratis) yang tergabung dari berbagai perwakilan elemen LBH,LSM BPkam Media dan perwakilan pemuda berunjuk rasa di PT. Socfindo Lae Butar kecamatan gunung meriah kabupaten Aceh Singkil selasa tanggal 19/10/2021.

Irfan Ependi kordinator aksi dalam pergerakan unjuk rasa tersebut menyampaikan bahwa Socfindo sebagai perusahaan tertua yang berada di Aceh Singkil seharusnya taat dan patuh pada aturan bukan malah sebaliknya memberikan contoh yang tak extis.kata Irfan dalam orasi.

Bacaan Lainnya

Irfan Ependi, menyampaikan bahwa PT Socfindo yang izin pembaharuan yang saat ini sedang dalam proses agar meminta inklap 150 ha buat kepentingan fasilitas Umum ini kepentingan rakyat luas kita jangan sempat kecolongan karna jika ini tidak kita kawal kita nantinya akan menunggu sampai 90 tahun nantinya bagai mana desa dan daerah kita ingin berkembang jika pihak HGU tidak mau melepaskan buat kepentingan masrakat umum,

Dan Irfan juga menambahkan Pabrik Socfindo yang saat ini berada ditengah tengah padat penduduk sudah tidak layak dan saatnya sudah bisa di pindahkan sesuai Canun nomor 2 tahun 2013 tentang Tata Ruang Wilayah Kabupaten Aceh Singkil ucap Irfan

Disisi lain Herman sebagai Kordinator aksi (1) dalam aksi menyampaikan bahwa Socfindo Lae Butar Saat Ini sudah melakukan perbuatan melawan Hukum kenapa karna Kewajiban Mereka yang di Atur dan diamanatkan dalam UU baik itu Mengenai Plasma dan CSR (Corporate Sosial Responbility) hingga Saat ini belum ada Sama sekali realitanya padahal Komitmen Socfindo yang di sampaiakan Kabag Umum di Medan mereka akan berkomitmen merealisasikan 900 ha Plasma maupun kemitraan hari ini kami hadir bersama seluruh element dari gerakan Rakyat Tertindas meminta hak Kami silahkan kalian berinvestasi mencari makan didaerah kami tapi Hak kami terkait Plasma dan CSR segera realisasikan ucap Herman

Didalam aksi tanpa sengaja ibu yang bernama Eli Marzukni menceritakan bahwa selama dia tinggal di belakang pabrik Socfindo Lae Butar tidak ada perhatian Socfindo kepada kami sedangkan asap asap cerobong kami yang menghirup kami yang terkena imbas dari pabrik dan mengejutkan lagi sampai baju baju dijemuran mereka terkena dari rembesan asap cerobong pabrik sehingga mengganggu aktifitas dan ibu tersebut menyampaikan pihak Socfindo agar peduli pada warga sekitar pabrik

Diselang demo yang berlangsung sempat terhenti mobil angkutan yang menuju pabrik dan setelah pendemo menunggu pimpinan Socfindo yang tidak berani’ keluar sehingga aksi penutup di sampaiakan oleh Herman hari senin akan dilanjutkan kembali dan pihak mereka akan segera Menyurati DPRK dan meminta RDP terima kasih ucap Herman.

Sesuai pantauan media ini sangat memprihatikan bertapa sangat di sayangkan oknum perusahaan PT Socfindo Lae Butar membawa gerombolan preman untuk menghadang para perunjuk rasa/demo hampir saja bentrokan sehingga pihak keamanan menyikapi penertiban akhirnya aman dan terkendali dan para unjuk rasa tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) akan tetap menyampaikan unjuk di minggu depan.(Aiyub Bancin)

Pos terkait