Aksi Unjuk Rasa ( UNRAS) Kecewa , Camat Kabur

  • Whatsapp

ACEH SINGKIL/NEWSSANTIKORUPSI-Masyarakat 2 kampung datangi kantor camat Singkil untuk mintai keterangan isu yang salama ini viral di media terkait pemilihan kepala desa (Pilkades).

Setibanya para unjuk rasa (UNRAS) yang terhimpun keadilan & kebenaran rakyat (K&KR) tanpa diskriminasi dari dua desa salah satu nya Desa Siti Ambia dan desa Suka Makmur yang di ketuai oleh kordinator aksi (1) Burhanuddin Malau bersama Yakarim Munir Limbong.

Bacaan Lainnya

Namun bertapa kecewanya ketika masyarakat meminta Pak Camat Sopyan SH tidak berani menampilkan etika kepemimpinan yang propesional sehingga masyarakat para pengunjuk rasa ( UNRAS) berteriak teriak dengan kata,”Hai Pak Camat Masyarakat Datang Masak kau tidak melayanii” jelas mereka bahwa Pak camat Kabur.

Burhanuddin Malau, juga menyampaikan beberapa hal yang telah terjadi di desa Siti Ambia dan desa Suka Makmur adanya dugaan kepentingan politik sehingga saudara balon kepala desa di gugur kan tanpa bersyarat hukum dan undang-undang aturan dan peraturan sehingga sdr Muliadi balon kepala desa Siti Ambia merasa hak nya di batasi sehingga gugur, ucap Burhanuddin,

Yakarim Munir Limbong sebagai kordinator juga bisa di kata tokoh masyarakat Aceh Singkil juga menyampaikan agar Camat bisa memberikan jawaban alasan apa sdr Muliadi di kan jikalau itu urusan terkait ijazah itu ada hak kewenangan dinas terkait atau nantinya ke ranah hukum,ujar Yakarim Munir Limbong.

Menurut Yakarim Munir Limbong, apa yang telah dilakukan oleh pihak P2K dan kecamatan telah melakukan lewat batas sehingga dia memponis sdri Mulyadi tidak bisa lolos calon kepala desa , karena kesalahan ijazah , padahal kepala sekolahnya dan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Aceh-Singkil juga mengatakan bahwa ijazahnya itu benar ada kesalahan tulisan dan mengeluarkan surat keterangan (SK)

Kenapa itu menjadi alasan , padahal ada yang lebih aneh seorang para calon kepala desa hanya menggunakan surat keterangan ijazah saja tanpa menunjukkan aslinya , sambil menunjukkan bukti bukti sdr Awalun bisa lolos secara hasil prifikasi penitia pemilihan kchik ( P2K) pertanyaan ada apaaa …?

Ternyata di dalam tubuh penitia pemilihan kchik ( P2K) di ketua oleh Mansyurdin setelah itu selesai dia mengundurkan diri dari P2K tersebut dan akhirnya terbongkar bahwa Mansyurdin adalah sekretaris camat di kecamatan Singkil , ujar Yakarim,

Lanjutnya lagi bahwa dugaan kita kecamatan Singkil Ini telah di duga banyak nya melanggar atau membatasi hak hak masyarakat terutama para bakal calon kepala desa di 2 desa namun ternyata Pak camat pengecut dan tidak mau melayani masyarakat nya . tegas Yakarim.

Menurut keterangan para anggota anggota aksi unjuk rasa (UNRAS)tersebut kami tidak menyangka jikalau camat kami seperti ini padahal kami masih satu desa (satu kampung) dengan Pak camat Singkil ini .ujar mereka dalam aksi tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes)(Aiyub Bancin)

Pos terkait