Pekerjaan proyek PJU-TS dari program Jasmas TA 2021 Diduga Asal-asalan

  • Whatsapp

PROBOLINGGO/NEWSSANTIKORUPSI-Terkesan asal-asalan pekerjaan proyek lampu penerangan jalan umum/ PJU-TS dari program Jasmas Thn anggaran 2021, di desa klaseman, kecamatan Gending, kabupaten Probolinggo, provinsi Jawa timur. Sangat kurang bermanfaat kepada masyarakat. Juma’at 24/09/2021

Para pegiat anti korupsi yang berada di wilayah kabupaten Probolinggo mengaku sangat geram dengan adanya sebagian oknum yang masih bermain main dengan uang rakyat, utamanya.
salah satu pentolan organisasi masyarakat (ormas) DPC projamin kabupaten Probolinggo, H. Didik, sapaan akrabnya, yang di dampingi sekjennya, Agus Sono,

Bacaan Lainnya

Angkat bicara saat ditemui tim media di kantor sekertariat nya, ia mengatakan bahwa, Kegiatan Pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) didesa klaseman diduga bermasalah, ada beberapa PJU-TS yang tidak lagi berfungsi dan tidak hanya lampu yang mati, bahkan tapak tiang PJU terkesan di kerjakan asal-asalan.

Buktinya, di beberapa titik pemasangan beton dasar tiang lampu PJU-TS itu sudah ada yang keropos dan rawan tumbang. Kejadian ini menjadi keluhan warga karena tidak dapat menikmati cahaya lampu pada malam hari. Ungkapnya kepada tim media.

Hal senada di sampaikan oleh warga RT,06 Rw,03, Dusun sumur 01, sebenarnya, sebagai masyarakat, dirinya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah memasang lampu PJU-TS di desa saya kalseman.
Namun dia juga mengkritik, pasalnya, dalam pemasangan lampu PJU-TS tersebut juga memakan anggaran yang cukup besar.

” Yang saya sayangkan adalah kalau menyala dengan baik dan terang kan bisa dinikmati masyarakat, kalau seperti ini masih redup, berarti pemerintah tidak sukses dalam mengeluarkan anggarannya yang nilainya puluhan juta.

Lebih lanjut tuturnya, Kalau penerangan jalan ini pak, sangat redup bisa menyala dengan terang apabila ada motor atau mobil yang lewat,

apabila tidak ada motor atau mobil yang lewat, sepanjang malam lampu penerangan jalan itu akan redup, alias buram, Ujarnya kepada tim media Jum’at, tgl, 24/92021.

Tim media juga mengklarifikasi pelaksana PJU-TS lewat telepon seluler, dirinya menjelaskan, Aneh nya saat di klarifikasi tim media, pemilik CV putra truba jaya, selaku pemenang tender dari program PJU-TS yang anggarannya dari Jasmas itu,

mengaku tidak tau kalau anggarannya berapa secara global, karena dirinya hanya sebatas penggarapan tiang saja sebanyak 30 tiang/jagak,
Selebihnya kalau mau lebih jelas hubungi bendahara desa. Ungkapnya kepada tim media.

Di tempat yang berbeda tim media juga mengkonfirmasi ke pada Klaseman bendahara desa lewat pesan singkat account jejaring sosial WhatsApp Mengatakan,

” Silahkan konfirmasi ke kepala desa langsung,” Tuturnya kepada awak media newssantikorupsi.

Sampai berita ini di terbitkan Pihak Desa yang bersangkutan belum memberikan penjelasan secara resmi terkait persoalan ini, Namum awak media akan berusaha mengkonfirmasi yang bersangkutan. (Haki)

Pos terkait