Di Duga Pt Nafasindo Lae Gombar Lakukan Menumbang Kayu Tanpa Ijin

  • Whatsapp

Aceh Singkil. NAK – Penumbangan kayu hutan oleh PT Nafasindo lae gombar di duga tidak memiliki ijin dan ilegal logging menjadi sorotan masyarakat Aceh Singkil .

Iskandar ADM ,PT Nafasindo Lae Gombar saat di hubungi media ini tanggal Jumat 30/7 melalui via washap nya terkait adanya dugaan penumbangan kayu hutan melalui alat berat oleh oknum PT Nafasindo agar tidak menjadi sorotan masyarakat sekitar, jawab nya akan segera di croscek dulu kebenaran nya.jawab Iskandar selaku Adm PT Nafasindo Lae Gombar.

Bacaan Lainnya

Darul Qukni Humas PT Nafasindo saat di kompirmasi media lewat chat washapp menyatakan bahwa kayu tersebut di beli dari masyarakat dengan tujuan kepentingan halayakumum untuk di gunakan jembatan penghubung menuju kecamatan kota baharu.ucapnya.

Menurut saya masalah ini sengaja di besar besarkan oleh oknum oknum yang tidak senang dengan PT Nafasindo , sehingga tidak menilai sudut pandang dari kebenaran sehingga menimbulkan kebencian seolah olah PT Nafasindo selalu melakukan kesalahan, jelas Darul Qukni.

Namun menurut saya selaku Humas PT Nafasindo Lae Gombar apa yang di lakukan PT Nafasindo sudah benar memang PT Nafasindo ini salah satunya terdiri dari koperasi Malaysia , tetapi para pekerja atau karyawan PT Nafasindo tersebut mempekerjakan masyarakat putra putra Aceh Singkil sekitar 78 persen ,

Tambahnya lagi bukan berarti PT Nafasindo Lae Gombar tidak bisa buat jembatan permanen namun hal itu bukan lah di lihat dari sudut pandang kebaikan malah sebaliknya lidah bisa memutar balik kan akan di tuding lebih miris lagi , karena kita lebih melihat dari sudut kebencian,coba sekali di lihat dari kebajikan nya., jelasnya.

Saipul kepala dinas perwakilan Acah Singkil ketika di hubungi lewat via washapp jumat tanggal 30 /7 dini hari tentang impormasi PT Nafasindo Lae Gombar tentang ijin menumbang kayu hutan tersebut ,

Dengan jawaban yang singkat beliau mengatakan bahwa baru pulang dari propinsi Banda Aceh, sehingga belum tau kebenaran ijinnya,
Dan hari senin saya akan segera Pertanyakan ke KPH Subulussalam tentang kebenaran impormasi ini, jawab nya.

Sesuai impormasi yang di kutip media ini terkait PT Nafasindo Lae Gombar tentang adanya dugaan penumbangan kayu liar saat ini belum ada ijin namun harapan kita agar penegak hukum Aceh Singkil propinsi Aceh menjalankan hukum sesuai dengan undang-undang di NKRI.

(Aiyub Bancin)

Pos terkait