SMKN 1 Slawi Laksanakan Simulasi PTM

  • Whatsapp

Jateng. ‍‍‍‍‍‍‍Newssantikorupsi.com = Setelah menjalani simulasi Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) selama dua Minggu, yang dimulai pada 5 April, saat ini SMKN 1 Slawi kembali menerapkan kegiatan pembelajaran jarak jauh bagi para siswanya.                                                          Seperti dijelaskan oleh Kepala Sekolah, Imron Effendi S.Pd M.Pd, melalui Waka humas, Agung Yulistia, bahwa pada saat kegiatan PTM, hanya diikuti oleh kelas 10, hal ini dikarenakan untuk kelas 12 sudah melaksanakan ujian, sementara untuk kelas 11 sudah pernah melaksanakan PTM, Sedangkan untuk kelas 10 kebetulan belum pernah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka karena masih dalam suasana Pandemi Covid -19.                                                                      Dalam kegiatan PTM di SMKN 1 Slawi dari 18 kelas  hanya diikuti oleh 100 siswa dari jumlah siswa sebanyak 600, jadi diambil perwakilan dari setiap jurusan. Dan bagi siswa ysng mengikuti PTM tidak boleh pergi atau pulang sekolahnya naik kendaraan umum, harus diantar pakai kendaraan pribadi atau pakai Sepeda motor, Sepeda ataupun dengan jalan kaki jika dekat,” papar Agung.                                                   Lebih lanjut dikatakan, dalam kegiatan PTM, sekolah telah menerapkan Protokol kesehatan ditambah hampir semua guru sudah di Vaksin,” Alhamdulillah kegiatan PTM di SMKN 1 Slawi berjalan dengan lancar tidak ada masalah,             apapun dikalangan siswa.                                                                      Dan terkait dalam kegiatan PPDB sebelumnya, sekolah tidak menerapkan uang sarpras ataupun yang lainnya dengan kata lain gratis.  Sekolah hanya menerapkan kegiatan menabung yang besar kecilnya tergantung kemampuan siswa dan Dana Sosial yang nilainya hanya Rp.2000 , itupun bagi siswa yang mau. Masih menurut Agung, Dana sosial itu nantinya kembali lagi ke siswa. Contohnya jika ada siswa yang orang tuanya meninggal, maka akan di beri santunan di ambil dari Dansos, ataupun jika ada siswa yang kacamatanya rusak juga bisa melalui Dansos, “tuturnya.

( seno aji )

Pos terkait