Dana Komflik Rp 400, Juta (APBK) Rp 1,5M Dana (APBA) Dugaan Raib, Gemparkan Aceh Singkil

  • Whatsapp

Aceh Singkil. NAK – Mantan Ketua tim Pecepatan rekonsilasi penyelesaian komplik rumah ibadah bersama perwakilan masyarakat datangi kantor bupati aceh singkil melalui wakil bupati H Sazali S.sos ,H.Hilal,kaban Inspektorat dan bersama sekretaris kesbang polimas dalam ruangannya. senin tanggal 18 januari 2021.

Belanjut ke kesbangpol.Yakarim Munir ketua tim Virfikasi saat itu menjabarkan dalam ruangan kantor kesbang polimas terkait dana percepatan rekonsilasi penyelesaian korban komplik antar umat beragama pada tahun 2015 lalu.ujar Yakarim.

Bacaan Lainnya

Menurut dia ini sangat perlu di paparkan agar semua masyarakat aceh singkil terkait lahirnya dana rp 400.000.000 sumber dana anggaran pendapatan belanja kabupaten (APBK)aceh singkil tahun anggaran 2016-2017,dan awalnya saya juga tidak tahu dan saya tau itu dari anggota DPRK Pahrijal Berutu,
Dan saya langsung kompirmasi kepada dinas Kesbang polimas melalui bendaharanya Samsul Rijal SE ketika saya tanya dana tersebut memang ada namun sudah di ambil rp 300 juta siapa yang mengambil itu tak perlu saya sampaikan jelas Samsul Rijal ,dan sisanya rp 100 juta sama pak H Suwan kepala dinas Kesbangpol limas saat itu jelasnya dia dan tanda bukti kwatansinya ada sama saya tapi tidak bisa saya berikan sama ketua , ini kata dia ,ujar Syamsul Rijal jelas Yakarim.
Tambahnya lagi , agar lebih jelas mengingat menimbang anggaran dana kabupaten kita kurang memadai sehingga lahirnya dana rp 1,5. M dari proposal kami di ajukan ke propinsi aceh.(APBA) dan biar lebih jelas dana dana yang saya terima semua ada data rincian dan dokumennya ini yang akan saya serahkan kepada dinas Kesbang polimas.karena pada tahun 2018 lalu dana yang saya terima sudah di priksa BPK , dan nyatanya dokumen saya jelas.Pada saat di ruangan ada kabid dinas Kesbang polimas melalui buk Mardiah ini saksi hidup.tegas Yakarim.

Buk Mardiah , saya tidak mengetahui yang dana rp 400.jt, tersebut belum masa tugas saya di dinas Kesbag ini,dan kalau dana rp 1.500.000.000 ini rincian penyaluran dana Komflik antar umat beragama adalah sebesar rp 1.500.000.000 yang di pergunakan penyaluran melalui saya tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp 396.600.000 untuk biaya rapat Honorium tim varifikasi rp 166.600.000 dan juga biaya kordinasi dan konsultasi rp 35.000.000 dan tambahan pemberian santunan korban Komflik sebesar rp 195.000.000 nah setelah di keluarkan yang tertera pada poin poin tersebut menjadi Rp 1.103.400.000 dengan rincian ini ,biaya Santunan korban Komflik rp 720.000.000.tambah bantuan perbaikan kendaraan yang hilang dan rusak akibat konflik rp 70.000.000 dengan biaya operasional rp 30.000.000 selanjutnya huruf( c) biaya kordinasi konsultasi rapat rapat dan Honorium Tim Varifikasi dan rekonsilasi rp 108.400.000.dan terakhir biaya perdamaian sebesar rp 175,000.000. Sehingga berjumlah rp.1.103.400.000 dan di kurang rp 72.000.000 yang di kelola oleh kesbang polimas aceh singkil sisanya rp 383.400.000.sesuai rincian ini dan sisanya masih di kas daerah ,jelasnya buk Mardiah.

Lanjutnya lagi terkait dana rp.400.juta yang di sampaikan pak Yakarim itu belum masa jabatan saya dan saya tidak berani berkomentar sebaiknya langsung yang bersangkutan masa bertugas di tahun 2016-dan 2017 biar lebih jelas.tegasnya.

Kembali ,Yakarim menyampaikan ada pengedaan becak rp 25.500.000 dan baju batik rp 16.000.000 ini semasa pak H. Suwan ,dan saran agar pemerintah jangan tebang pilih dalam melaksanakan undang undang dan peraturan agar semua audit semua jangan tebang pilih.jelas tegasnya.

Sesuai keterangan Pak Yakarim Munir dana rp 400.000.000.sumber dana anggaran pendapatan belanja kabupaten(APBK) hasil kompirmasi melalui bendahara pak Syamsul Rijal kepala badan(Kaban) kesbangpol limas kabupaten aceh singkil saat itu yang saat ini menjadi sekretaris dewan (Sekwan) ketika di kompirmasi lewat via washap nomor 0811681.XXX rabu tanggal 20 januari 2021, agar semua kebenaran terungkap kemana dana tersebut tidak ada jawaban sehingga berita ini di terbitkan.

(A.Muklis)

Pos terkait