Rusak Jembatan Gantung Masyarakat Bergotong-royong

  • Whatsapp

Nias Barat. NAK – Masyarakat bahu membahu memotong batang pohon kelapa untuk memperbaiki bagian jembatan yang rusak akibat curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan banjir di sungai moro’o beberapa hari yang lalu di desa iraonogambö kecamatan mandrehe kabupaten nias barat hari rabu. Kamis (29 juli 2020).

Dari pantauan awak media di lapangan yang pada saat itu. Salah satu dari masyarakat yang ikut bergotong royong memperbaiki bagian dari jembatan yang rusak.

Bacaan Lainnya

“Jembatan ini menghubungkan beberapa desa di wilayah kecamatan mandrehe kabupaten nias barat yang ada di sekitar ini sehingga jembatan ini sangat fatal bagi kami” ketika ditanya dari mana biaya memperbaiki kerusakan jembatan Gantung tersebut? beliau mengatakan ini swadaya masyarakat sekitar ini, walau beberapa hari yang lalu dari pemda kabupaten nias barat datang melihat langsung jembatan ini namun belum ada tanggapan serius sehingga kita masyarakat inisiatif untuk memperbaiki walau hanya sebatas darurat”. Jelasnya.

Bahu Membahu dalam menggotong batang pohon kelapa untuk memperbaiki kerusakan di jembatan gantung ini
Jembatan gantung ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sehingga besar harapan masyarakat setempat supaya pemerintah kabupaten nias barat secepatnya mengambil tindakan guna memperbaiki jembatan yang ada di desa iraonogambo kecamatan mandrehe kabupaten nias barat Sumut.

(Sabar)

Pos terkait